Penyakit Lupus Menular Atau tidak?

Penyakit Lupus Menular Atau tidak?

Penularan penyakit lupus bisa terjadi pada siapa saja tanpa pandang bulu, lupus merupakan salah satu jenis penyakit yang cukup banyak berkembang di masyarakat. Pemyakit ini disebabkan karena adanya produksi antibodi pada sel-sel dalam tubuh manusia. Secara sederhana, penyakit lupus adalah penyakit di mana tubuh seseorang menjadi alergi pada diri sendiri. Lupus berarti Serigala dalam bahasa Latin. Disebut demikian karena penyakit ini membuat dampak berupa ruam merah seperti kupu-kupu di area pipi yang berwarna putih. Penyakit ini juga disebut dengan Systemic Lupus Erythematosus daam istilah kedokteran. Penyakit ini menyerang sistem imun pada tubuh manusia. Penyakit ini tidak sama dengan penyakit lain seperti HIV atau kanker. Begitupun dengan cara penularan penyakit lupus.

Penyakit Lupus Menular Atau tidak?
Penyakit Lupus Menular Atau tidak?

Penyakit Lupus Menular Atau tidak?

Seseorang yang terkena penyakit lupus akan menjadi overacting pada berbagai macam rangsangan yang datang, baik dari luar maupun dalam tubuh. Akibatnya tubuh akan merespon dengan memproduksi antibodi atau zat kekebalan yang justru melawan jaringan tubuh sendiri. Karena dampaknya tersebut, penyakit ini juga disebut dengan nama DUNIABETTING188 atau kekebalan tubuh secara berlebihan. Meskipun termasuk penyakit berbahaya, lupus bukanlah penyakit menular. Anda tidak perlu khawatir akan penularan penyakit lupus apabila sedang berinteraksi dengan penderita penyakit ini.

Ada Berapa Jenis Penyakit Lupus?

Penyakit lupus terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Cutaneus Lupus, Systemic Lupus Erythematosus dan Drug Induced Lupus. Ketiga jenis penyakit tersebut memiliki perbedaan yang mendasar. Cutaneus Lupus adalah penyakit lupus yang memiliki efek pada area kulit. Systematic Lupus Erythematosus cenderung menyerang organ dalam tubuh manusia, seperti paru-paru, jantung, otak, ginjal, syaraf, darah dan sebagainya. Sedangkan Drug Induced Lupus merupakan jenis penyakit lupus yang timbul akibat dari pemakaian obat-obatan. Penyakit ini bisa disembuhkan apabila pemakaian obat-obatan dihentikan. Namun dari semua jenis penyakit lupus yang ada, tidak ditemukan fakta bahwa ada penularan penyakit lupus yang terjadi antar manusia. Meskipun begitu, kita tetap harus menjaga kesehatan dengan baik agar terhindar dari penyakit lupus maupun penyakit berbahaya lainnya.

Ada beberapa gejala yang timbul pada seseorang yang terkena penyakit lupus. Secara umum, penderita penyakit lupus lebih sering merasa kelelahan, lemah dan sebagainya walaupun tidak melakukan aktivitas yang berlebihan. Selain itu, mereka juga cenderung lebih gampang terserang demam. Kemudian, gejala tersebut akan berlanjut pada sistem pencernaan yang terganggu. Penderita penyakit lupus juga memiliki kulit yang lebih gampang gosong apabila terpapar sinar matahari. Wajah mereka cenderung lebih pucat akibat anemia karena efek penyakit lupus yang menghancurkan sel darah merah dari dalam. Gejala yang paling terlihat jelas adalah munculnya ruam merah seperti kupu-kupu di area pipi. Ada juga ruam-ruam lain berbentuk cakram di bagian tubuh yang lain. Apabila Anda merasa mengalami berbagai gejala di atas, sebaiknya segera hubungi dokter untuk mencegah adanya gejala lanjutan serta penularan penyakit lupus.

Penularan penyakit lupus tidak bisa terjadi melalui perantara manusia. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja. Namun penyakit lupus sangat jarang ditemukan pada anak usia di bawah lima tahun. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, terdapat fakta yang menunjukkan bahwa wanita memiliki resiko terkena penyakit lupus lebih besar daripada lelaki. TIngkat rasio ini akan semakin bertambah sebanding dengan bertambahnya usia. Fakta lain menyebutkan bahwa masyarakat berkulit hitam juga lebih beresiko terserang penyakit lupus dibandingan golongan kulit putih. Penularan penyakit lupus yang tidak terjadi pada sesama manusia tidak begitu saja membuat fakta bahwa penyakit ini bukanlah penyakit yang berbahaya.

Apa Penyebab Penyakit Lupus?

Penularan penyakit lupus tidak bisa terjadiPenyakit lupus bisa disebabkan dari dua hal, yaitu hal fisik dan non fisik. Hal fisik adalah faktor-faktor yang secara langsung berbentuk fisik, seperti terkena paparan sinar matahari, terinveksi virus, asap rokok, cat rambut, pengawet makanan, dan konsumsi obat-obatan seperti anti-tbc, antiayan dan sebagainya. Sedangkan hal non fisik disebabkan karena adanya tekanan dalam tubuh seseorang, seperti stress yang berlebihan, kemarahan, kesedihan dan sebagainya. Apabila dibiarkan berlarut-larut, berbagai faktor tadi bisa mengaktifkan gen yang mampu memproduksi zat anti. Penularan penyakit lupus tidak bisa terjadi namun memiliki dampak yang berbeda tergantung pada bagian mana penyakit tersebut menyerang.

Pengobatan lupus harus segera dilakukan untuk mencegah munculnya gejala yang lebih berbahaya. Sampai saat ini, mengusahakan pasien untuk sembuh total dari penyakit lupus maupun penularan penyakit lupus masih merupakan hal yang sulit.  Sampai saat ini, pengobatan yang ada hanya dikhususkan untuk membatasi perluasan penyakit ini agar tidak merusak organ lain pada tubuh. Selain itu, pengobatan juga digunakan untuk meredam gejala dari lupus. Penyembuhan penyakit ini perlu memperhatikan berbagai faktor pada pasien, seperti tipe penyakit yang dihadapi, parah tidaknya penyakit, organ mana saja yang terserang serta adanya komplikasi yang mungkin timbul.

Ada dua kategori pengobatan yang dilakukan untuk mengobati penularan penyakit lupus. Yang pertama adalah kortikosteroid. Pada kategori ini, pengobatan dilakukan dengan tujuan mengatur kembali sistem kekebalan pada tubuh serta mencegah peradangan. Jenis obat yang diberikan adala salep, pil, krem serta cairan. Bagi penderita yang penyakit lupusnya tidak terlalu berat, bisa mengkonsumsi obat dengan dosis yang rendah. Sementara bagi yang jenis penyakitnya sudah berat, perlu mengkonsumsi obat baik tablet maupun suntikan dengan dosis yang lebih tinggi. Dosis tinggi terus diberikan hingga penyakit tersebut tidak terlalu berbahaya. Setelah tingkatnya rendah, maka dosisnya bisa diganti dengan yang lebih rendah pula untuk menghindari adanya kambuh. Jenis pengobatan lainnya adalah non-kortikosteroid. Jenis obat ini diberikan apabila si penderita mengalami gejala nyeri dan bengkak di bagian sendi dan otot. Dengan dilakukan pengobatan secara rutin, diharapkan bisa memperkecil resiko penularan penyakit lupus.

Tahitian Noni Extra untuk mencegah penularan penyakit lupusSalah satu jenis obat yang digunakan untuk mencegah penularan penyakit lupus adalah steroid. Obat ini juga digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan yang berhubungan dengan ginjal, syaraf pusat, dan lainnya. Pengobatan untuk pencegahan penularan penyakit lupus menggunakan steroid dilakukan dengan dosis rendah namun hasil yang maksimal. Steroid memiliki efek samping pada tubuh. Yang paling terlihat adalah pertambahan berat badan serta perubahan wajah menjadi lebih bulat atau yang biasa disebut dengan moonface. Namun, penggunaan steroid berlebihan juga bisa melemahkan otot serta membuat tulang lebih keropos.

Bagi Anda yang mencari obat pencegahan penularan penyakit lupus yang bagus dan berkualitas, Anda bisa menggunakan obat Tahitian Noni Extra. Obat ini memiliki kandungan zat bioaktif sebesar 60%. Dengan kandungan yang sebesar itu, maka efek yang ditimbulkan dari Tahitian Noni Extra untuk mencegah penularan penyakit lupus juga lebih besar. Obat ini mampu menghilangkan berbagai racun hasil produksi metabolisme tubuh maupun racun dari luar seperti asap rokok, asap kendaraan dan bahan kimia lainnya. Tahitian Noni Extra sangat cocok untuk mengobati penyakit lupus serta menekan penularan penyakit lupus bagi Anda yang memiliki tingkat aktivitas yang cukup padat. Vitamin lupus ini meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta meningkatkan energi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *